Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) buka-bukaan tentang realitas politik Indonesia, khususnya jika dikaitkan dengan pemilihan presiden (pilpres). Menurutnya, realitas tersebut adalah soal elektabilitas dan kendaraan politik.

Kata AHY , seseorang yang memiliki elektabilitas yang tinggi namun tidak punya kendaraan politik, akan sulit menggunakan kendaraan itu untuk mencari kendaraan lain. Sebaliknya, ada orang yang punya kendaraan kuat, mesinnya hebat, sudah dimodifikasi macam-macam, tapi si driver-nya itu juga nggak tangguh, tidak laku jual, artinya juga nggak ke mana-mana kendaraan itu.

Ini pertarungannya. Saya rasa semua semua politisi punya tantangan serupa. Ada yang merasa saya sudah aman, saya sudah punya partai, tapi elektabilitas mungkin belum cukup. Sebaliknya, saya sudah punya elektabilitas, paling tidak selalu lima besar, misalnya begitu, tapi begitu dicek, kendaraan saya mana ya. Saya harus mendatangi dulu, melamar, dan lain-lain,” kata AHY, dikutip

AHY menambahkan, hal itu Seperti perkawinan atau pernikahan. “Harus jangan dipaksakan sebetulnya kalau yang paling bagus itu, tetapi suka sama suka. Tetapi kalau misalnya, ya udahlah adanya ini, dipaksakan begitu, belum tentu langgeng juga. Oleh karena itu, ini tantangan semua politisi,” kata putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Sumber sindonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *