Bek sekaligus kapten Juventus, Giorgio Chiellini, menyebut bomber AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, pernah menjadi musuh terbesarnya secara pribadi.

Hal itu diungkapkan Chiellini dalam wawancara eksklusif dengan media asal Prancis, So Foot, Kamis (4/2).

Chiellini—yang setia bersama Juventus sejak 2005—memendam kekecewaan saat Ibrahimovic memilih hengkang kala Si Nyonya Tua tersandung kasus Calciopoli dan didegradasikan ke Serie B, dua bulan setelah meraih Scudetto Serie A musim 2005/06.

Parahnya lagi, Ibra langsung pindah ke klub rival utama sekaligus musuh bebuyutan Juve, Inter Milan. Jelas, tidak butuh waktu lama bagi bomber asal Swedia itu untuk dicap sebagai pengkhianat.

“Saya harus menemukan persaingan terbaik di setiap pekan untuk dapat mengeluarkan kemampuan terbaik,” ucap Chiellini.

“Saya sangat menghormati Zlatan, kami saling menghormati. Kami adalah rekan setim pada musim perdana saya di Juve.”

“Saya tidak pernah takut untuk menghadapinya, tidak pernah mundur selangkah pun!.”

“Dia pernah menjadi musuh terbesar dengan pindah ke Inter. Tapi kini, ia menjadi lawan biasa di Milan atau di tim nasional,” pungkasnya.

Tidak cuma Ibra pemain asal Juve yang pindah Inter pada momen tersebut. Nama lainnya yakni gelandang asal Prancis, Patrick Vieira.

Adapun pemain lain yang memilih angkat kaki dari Juve kala itu yakni: Fabio Cannavaro dan Emerson (ke Real Madrid), Lilian Thuram dan Gianluca Zambrotta (Barcelona), serta Adrian Mutu (Fiorentina).

 

Sumber: Goal

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *